0812-8143-3838 / 021-22522524 info@citramaja.co.id

Tips KPR disetujui Bank merupakan suatu langkah awal yang harus di perhatikan jika anda ingin membeli rumah KPR.Harus diketahui bahwa masing-masing bank memiliki persyaratan dan SOP (Standard Operating Procedure) tertentu sehingga penilaian terhadap konsumen juga berbeda-beda. Mungkin saja suatu bank menolak aplikasi KPR anda tapi bank lain menyetujuinya.

Jika Anda benar – benar ingin mengajukan KPR di bank, hal utama yang perlu dipertimbangkan adalah jumlah penghasilan setiap bulannya harus lebih besar dari nominal cicilan yang terus berkembang setiap periode.Oleh karena itu, cara berikut bisa anda lakukan supaya KPR anda disetujui antara lain :

1.Memiliki Rekening di Bank

Rekening tabungan di bank akan mencatat pemasukan serta pengeluaran setiap bulan dari seseorang melalui rekam print buku tabungan.Untuk membeli rumah KPR hal ini akan sangat penting karena pihak Bank akan melihat pendapatan penghasilan kita per bulannya.

2.Lengkapi Berkas Persyaratan

Sebelum mengajukan pengajuan KPR, calon pembeli harus memiliki target rumah yang akan dibeli dengan cara menggunakan KPR.sebagai contah berkas KPR Sebagai berikut :

  • Mengisi data pada Formulir Permohonan KPR
  • Foto berwarna 4 x 6 suami dan istri
  • KTP suami istri
  • Surat keterangan bekerja suami istri ( Jika bekerja keduanya )
  • Foto Kopi Astek /Asanri / Taspen
  • Buku Tabungan dan Uang Muka / Batara BTN
  • Surat nikah
  • Kartu Keluarga
  • Surat Kuasa Pemotongan Gaji oleh Bank
  • Surat keterangan bekerja atau Surat Pengangkatan Minimal 1 tahun.
  • Slip Gaji terahir dilegalisir.
  • Foto Copy NPWP
  • Menanda tangani surat perjanjian awal
  • Rekening 3 bulan terahir
  • Penghasilan minimal 3 kali dari angsuran perbulannya
  • Materai 6000 empat lembar

3.Simulasi Awal

Melakukan simulasi awal dalam pengajuan KPR yang direncanakan adalah salah satu cara terbaik untuk memproyeksi kemampuan pembayaran. Hal ini akan membantu melihat dan menyesuaikan kemampuan melunasi cicilannya hingga akhir. Selain kemampuan pembayaran, calon pemohon juga akan terhindar dari resiko gagal pembayaran sehingga perlindungannya juga lebih tinggi.

4.Biaya Apprasial

Biaya appraisal tersebut digunakan untuk biaya operasional tim dari pihak Bank yang melakukan survei ke rumah yang diajukan untuk KPR. Tujua survei ini adalah untuk memastikan nominal harga dari rumah tersebut. Pada umumnya, bank akan mengenakan biaya kira-kira Rp. 500.000,00 sampai Rp. 750.000,00 untuk anggaran biaya appraisal.

Apabila anda sudah melalui tahapan di atas, maka anda sudah bisa mendapatkan gambaran besarnya KPR yang bisa anda dapatkan dan memilih yang paling sesuai dengan kemampuan keuangan anda. Baik dari segi besaran uang muka ditambah dengan biaya-biaya yang menyertainya maupun dari besarnya cicilan perbulan dan lamanya jangka waktu KPR.Langkah selanjutnya anda bisa mencari rumah yang sesuai dengan anda sebagaimana yang diajurkan oleh pihak bank.

Baca Juga : Perumahan Baru Di Citra Maja